Angan di Reruntuhan

Oleh : Murdia Lestari

Rinai membias basahi senja

Memecah sendu di pelupuk mata

Tertawa melupa durja tersemat luka

Angan meluruh, naiklah doa

Sakit, hati mencicit menahan jerit

Sebab prodigi tak mampu meredam pahit

Sebab lara kian terjepit

Terjepit dalam gundah di liang sempit

Kapankah semua ini berakhir?

Terasa hati ingin mengingkar takdir

Namun dosa sudah membanjir

Mengikat diri di sudut tabir

‘Tolong! Tolong! Tolong!’

Mendengarkah engkau wahai anjing yang menggonggong?

Raga-raga bernyawa di sini berusaha melolong

Berharap akan sebuah tangan menjulur

Sebelum raga ini menjadi kosong

mungkin yang anda cari

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *