SELEKSI MA’HAD AL-JAMI’AH “Wajah Baru Penerimaan Mahasantri”

Al-mumtaz, Palangka Raya– Ada yang berbeda dari penerimaan calon penghuni Ma’had Al-Jami’ah tahun ini. Sebelum bisa menempati asrama,  mahasiswa/i baru harus lulus seleksi. Sesuai dengan hasil evaluasi dari Pembina Asrama Putra dan Putri. Seleksi dilakukan oleh Musyrif dan Musyrifah Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya.

Pendaftaran dilakukan dengan dua tahap, gelombang 1 dilaksanakan pada 12-15 Juli. Kegiatan ini terlaksana dengan baik di Fakultas Syari’ah yang berlokasi di lantai 1 dan 2. Rangkaian seleksi berupa tes wawancara dan membaca Al-Qur’an. Prosedur tersebut diberlakukan untuk mengukur keseriusan calon penghuni untuk tinggal dan menuntut ilmu selama di asrama.

Hasil kelulusan Mahasantri Ma’had Al-Jamiah telah diumumkan pada 20 Juli melalui website resmi @aljamiah.iain-palangkaraya.ac.id/ dan terdaftar sekitar 503 peserta awal calon seleksi tes asrama, yang lulus dari mahasantri putri berjumlah 110 orang dan  mahasantri putra berjumlah 56 orang. Kemudian  setelah pengumuman kelulusan mahasantri ini akan dilanjutkan dengan daftar ulang  gelombang 1 yang dilaksanakan pada 21-25 Juli (07.30-16.00)WIB.

Adapun gelombang 2, diadakan pendaftaran pada 16 Juli – 2 Agustus. Kemudian tes seleksi selanjutnya akan dilaksanakan pada 3 Agustus yang berlokasi di Ma’had Al-Jami’ah putra dan putri pukul 08.00-selesai.

“Alasan diadakannya dua kali tes gelombang ini selain karena meningkatnya jumlah Mahasiswa/I Tahun Akademik 2018/2019, yaitu menyesuaikan dengan hasil Pengumuman Kelulusan Mahasiswa/i Baru di IAIN Palangka Raya yang mengikuti jalur mandiri.” Ungkap Indah Ayu Ainun Soleha, selaku Musyrifah jurusan “Dakwah S1 prodi Komunikasi Penyiaran Islam.

Ketua  Musyrif Roniy Yanggara, menjelaskan bahwa tahapan seleksi akan selesai dalam sehari. Kriteria yang kami inginkan yaitu mahasantri yang mampu berkomitmen untuk menetap di asrama ini, bahkan muallaf sekali pun. Persoalan mengenai asal daerah yang diterima, bersifat fleksibel jadi mencakup semua daerah. Sebelumnya mereka akan dimintai untuk mengisi angket yang sudah tertera. Adapun hasil penilaian dari kemampuan calon mahasantri putra dan putri dalam membaca Al-Qur’an, selain untuk tolak ukur kelulusan hal ini juga bertujuan untuk menemukan kader-kader yang dapat dijadikan sebagai Tutor BMQ (Bimbingan Membaca Al-Qur’an) sebaya nantinya.

Ternyata mereka selaku Musyrif dan Musyrifah Ma’had Al-Jami’ah membuat alternatif lain, yaitu diadakannya penerimaan lanjutan bagi mahasantri cadangan (yang telah mengikuti tes asrama gelombang 1) ini sebagai pengganti mahasantri lulus yang telah mengundurkan diri. Yang akan diumumkan pada 3 Agustus pukul 05.00 WIB, melalui website resmi yang telah tertera sebelumnya.

Selanjutnya mekanisme daftar ulang bagi mahasantri cadangan dan gelombang 2 yang diterima sesuai dengan persyaratan, akan dilaksanakan pada 7-10 Agustus. Diperkirakan mahasantri putri berjumlah 20 orang dan mahasantri putra berjumlah 8 orang.“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk mengikuti rangkaian tahap seleksi masuk asrama ini, dengan penguji Musyrif Ahmad Sanusi. Beliau membawa pengaruh positif sehingga hati saya sangat tenang tanpa ada keraguan selama tes berlangsung. Alasan saya mengikuti tes seleksi ini, karena semenjak dulu sangat menginginkan masuk ke pondok pesantren dan ternyata di IAIN Palangka Raya ini terdapat Ma’had Al-Jami’ah.” Ungkap Ahmad Aldiannor, sebagai calon mahasantri putra jurusan Tarbiyah prodi Pendidikan Agama Islam.

Kendala di lapangan pun tidak dapat dihindari, hal ini diakibatkan adanya keterlambatan dari calon mahasantri ke tempat seleksi. Sehingga proses seleksi pun tidak terlaksana sesuai rencana. Selain itu, adanya mahasantri yang mengundurkan diri setelah pengumuman hasil tes seleksi asrama, yang menyebabkan harus mendata ulang lagi. Dengan beberapa kendala yang telah dipaparkan, namun hal itu dapat teratasi dengan baik hingga berakhirnya proses tes.

Kemudian hasil dari pendaftaran tes seleksi asrama gelombang 1 dan 2 ini, yang akan menentukan hasil akhir jumlah peserta yang diterima. Diperkirakan berjumlah 150 orang untuk mahasantri putri dan 80 orang untuk mahasantri putra.  Selanjutnya Check In Mahasantri Putra dan Putri diperpanjang sampai dengan 5 Agustus, sehingga mereka dinyatakan bergabung di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya.

By : Sukma & Windy

Editor : Eva & Arifin

mungkin yang anda cari

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *